Featured Post

Recommended

Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis dan Video Editing Tahun 2021

  Salah satu hal yang perlu dipertimbangan saat akan terjun ke dalam bidang desain grafis adalah spesifikasi laptop atau PC yang akan kamu g...

Cara Buat Lower Third Seperti di TV Menggunakan Premiere Pro

Cara Buat Lower Third Seperti di TV Menggunakan Premiere Pro

Lower third source : envato.com

Baiklah, dikesempatan kali ini Dgrafis.com akan memberikan tutorial dasar dalam editing menggunakan Adobe Premiere Pro yaitu membuat Lower Third. Buat kamu yang belum tau apa itu Lower Third nih kita kasih tau.

Lower Third itu semacam informasi teks atau grafis yang ditempatkan diarea bawah sebuah layar video, mungkin kalo kalian sering nonton berita di tv sering tuh muncul Lower Third yang berisi judul, nama orang, atau keterangan lainnya itu disebutnya Lower Third guys.

Contoh Lower Third kayak punyanya CNN :
Cara Membuat UI Design Menjadi Mockup Otomatis di Figma

Cara Membuat UI Design Menjadi Mockup Otomatis di Figma

Cara Membuat UI Design Menjadi Mockup Otomatis di Figma

UI Design merupakan salah satu bagian dari seni grafis yang membuat sebuah tampilan dari aplikasi mobile, website, smart tv, dan semacamnya. Biasanya seorang UI Designer untuk mempresentasikan desain tampilan sebuah aplikasi kedalam bentuk Mockup.


Dengan menampilkannya dalam bentuk Mockup membuat desain User Interface kamu terlihat lebih realistic dan seperti aslinya ketika sudah menjadi aplikasi yang siap digunakan oleh user.


Dikesempatan kali ini Dgrafis.com akan memberikan sedikit tips dan trik bagaimana caranya membuat Mockup UI tanpa ribet dan tanpa harus mengeditnya di Photoshop menggunakan namun langsung membuatnya di Figma.


Lebih tepatnya yang akan kita manfaatkan disini adalah fitur Plugin dari Figma, sebelumnya bagi kamu yang belum tau Figma sedikit informasinya; Figma merupakan software aplikasi yang dipakai untuk membuat UI Design.


Jika kamu tertarik belajar membuat UI Design di Figma tunggu artikel selanjutnya yang membahas tutorial tersebut ya...


Lanjut, untuk kamu yang sudah menggunakan Figma dan punya desain UI yang akan digunakan sebagai Portfolio ikuti langkah-langkah dibawah ini agar tampilan desain yang kamu buat lebih menarik untuk dipresentasikan.



1. Install Plugin Mockuuups Studio di Figma

Pertama silakan kamu install Plugin bernama Mockuuups Studio di menu Community > Plugin, ketik aja dipencarian nama plugin yang udah disebutin tadi

Membuat mock up menggunakan plugin Mockuuups Studio di Figma
(Klik untuk memperbesar)


2. Buka file Design

Kemudian buka file desain yang sebelumnya sudah kamu buat pilih Plugin > Mockuuups Studio

Membuat mock up menggunakan plugin Mockuuups Studio di Figma


Akan muncul tampilan seperti ini, kemudian pilih Frame UI Design yang ingin dimasukan ke dalam template mockup

Membuat mock up menggunakan plugin Mockuuups Studio di Figma

3. Pilih Jenis Mockup

Dan kamu akan disuguhkan dengan pilihan jenis Mockup yang menarik seperti berikut (kamu bisa memilih lebih banyak jenis Mockup jika meng-upgrade ke Premium)

Membuat mock up menggunakan plugin Mockuuups Studio di Figma

4. Save Hasil Mockup

Kemudian pilih Export > Export as File untuk menyimpan Mockup dalam format file JPG 

Save as Mockup


Selesai, sekarang membuat Mockup untuk tampilan desain UI menjadi sangat mudah dan cepat berkat Plugin ini.

Tertarik lebih lanjut belajar UI Design di Figma ? Nantikan tutorialnya di Dgrafis.com!

Segini dulu untuk tutorial singkatnya, semoga bisa bermanfaat bagi kamu yang baru tau yaa.
4 Hal Dasar Dalam Menggunakan Photoshop Bagi Pemula

4 Hal Dasar Dalam Menggunakan Photoshop Bagi Pemula

Untuk belajar desain grafis dan mengedit foto menggunakan Photoshop khususnya bagi pemula yang sangat penting untuk dipelajari tentunya yang berkaitan dengan dasar-dasar penggunaan software Photoshop itu sendiri.


Seorang yang mahir dalam menggunakan software desain grafis tentunya berawal dari ketidaktahuannya tentang bagaimana cara menggunakannya dan timbul rasa ingin tahu yang tinggi sampai ia bertekad untuk mempelajarinya. 


Dalam mempelajari teknik dasar ini memberikan pemahaman kamu nantinya agar bisa menggunakan tools yang disediakan sesuai dengan kebutuhan secara efektik dengan teknik-teknik yang bisa kamu buat sendiri.


Ketika diawal-awal belajar desain grafis atau editing foto, jangan berfikir dulu untuk membuat manipulasi foto yang keren dan menakjubkan tapi mulailah sesuatu dengan mempelajari dasarnya agar kamu mengerti dengan baik bagaimana cara kerja serta penggunaanya.


Disini Dgrafis.com tidak akan menjabarkan secara rinci dari A-Z karna tentunya dalam penggunaan dan fungsi Photoshop ini sangat banyak sekali, jadi hanya sebatas garis besar serta pengenalan dasarnya saja.



1. Ketahui User Interface (Tampilan)


Yang pertama tentunya ini sangat wajib kamu ketahui, saat membuka software Photoshop tentu kamu melihat tampilan yang mungkin cukup membingungkan karna baru pertama kali membukanya. Tampilan ini biasanya disebut Workspace atau Ruang Kerja.


Di dalam ruang kerja ini merupakan tempat dimana kamu mengedit sebuah gambar atau foto, untuk lebih jelasnya berikut adalah tampilan user interface dari Workspace Photoshop.



Bagi sebagian orang yang pertama kali ingin belajar Photoshop dan tidak ada basic sama sekali sebelumnya dengan software multimedia seperti editing foto melihat tampilannya tentu kebingungan karna lumayan banyak menu yang ditampilkan.


Berikut ini adalah dasar tampilan dari antarmuka Photoshop yang harus diketahui secara garis besarnya :


1. Workspace

Merupakan area kerja atau kanvas tempat dimana kamu akan membuat, meletekan, dan menyusun objek grafis tertentu atau bahasa Indonesianya bisa juga disebut sebagai Kanvas.


2. Menu Bar

Sesuai namanya Menu Bar adalah sekumpulan menu utama yang terletak disisi atas, di menu bar ini kamu dapat menemukan File, Edit, Image, Layer, Type, Select, dan lain-lain.


3. Tools Box

Tools Box adalah sekumpulan alat/fitur utama yang terdapat pada Photoshop, disini kamu bisa memilih dari setiap tools yang tersedia sesuai kegunaanya masing-masing. Contohnya adalah Move Tool yang berada paling atas bisa kamu gunakan untuk memindahkan objek, Marquee Tool untuk menyeleksi objek (kotak, lingkaran), Crop Tool untuk memotong gambar, Type Tool untuk membuat teks, dan lain sebagainya.


4. Option Bar

Option Bar digunakan untuk untuk mengatur pilihan lebih lanjut sesuai dengan Tool yang sedang aktif/digunakan, misalnya kamu sedang menggunakan Type tool maka di option bar kamu bisa mengatur properties jenis font yang digunakan, ukuran font, pengaturan paragraf, dan lain-lain.


5. Panel

Panel merupakan bagian yang didalamnya menampilkan beberapa pilihan seperti Properties, Color Pallete, Layers, Channel, dan lain sebagainya. 



2. Ketahui Fungsi & Kegunaan Tool


Setelah mengetahui bagian-bagian area kerja, sekarang saatnya mencari tahu apasih kegunaan dari setiap Tools yang disediakan pada Tools Box.


(Klik untuk memperbesar)

Setidaknya ada beberapa Tools utama yang ada pada Photoshop, berikut Dgrafis.com sebutkan setiap fungsinya secara garis besarnya (untuk tutorial penggunaannya akan dishare dipostingan yang berbeda secara berkala).

1. Move Tool
Digunakan untuk memindahkan objek

2. Rectangular Marquee Tool
Menyeleksi objek dalam bentuk kotak, lingkaran, garis

3. Lasso Tool
Menyeleksi secara bebas, poligonal, dan magnetic selection

4. Magic Wand Tool
Menyeleksi berdasarkan objek warna yang sama, selain itu juga terdapat quick selection dan object selection tool

5. Crop Tool
Digunakan untuk memotong objek

6. Frame Tool
Digunakan untuk membuat frame berbentuk kotak untuk memasukan objek gambar/foto

7. Eyedropper Tool
Digunakan untuk mengambil sample sebuah warna

8. Spot Healing Brush Tool
Digunakan untuk menghilangkan / menghapus objek di dalam sebuah foto

9. Brush Tool
Digunakan untuk membuat / menggambar stroke

10. Clone Stamp Tool
Digunakan menduplikat sebuah objek tertentu yang sama

11. History Brush Tool
Digunakan untuk mengembalikan objek yang sebelumnya terhapus 

12. Eraser Tool
Digunakan untuk menghapus objek / background

13. Gradient Tool
Digunakan untuk membuat warna gradasi

14. Smudge Tool
Digunakan untuk menggosok atau mencoreng objek foto

15. Dodge Tool
Digunakan untuk membuat area objek foto tertentu menjadi terlihat lebih cerah / terang

16. Pen Tool
Digunakan untuk membuat path atau shape, biasanya dipakai untuk membuat seleksi atau objek gambar (shape)

17. Type Tool
Digunakan untuk membuat Teks

18. Path Selection Tool
Digunakan untuk memilih seluruh path sebuah objek

19. Rectangle Tool
Digunakan untuk membuat objek gambar/shape berbentuk kotak persegi

20. Hand Tool
Digunakan untuk menggeser-geser bagian yang terlihat pada foto

21. Zoom Tool
Digunakan untuk zoom in dan zoom out 

22. Edit Toolbar
Digunakan untuk menyesuaikan atau mengubah posisi toolbar

23. Foreground & Background Color
Digunakan untuk mengatur warna foreground & background


Diatas hanya fitur utama yang secara umum paling sering digunakan untuk mengedit sebuah gambar, di setiap tool tentunya memiliki sub-tool yang berbeda-beda namun fungsinya sama saja. Untuk menguasai tool-tool diatas kamu bisa memulainya dengan mempraktekannya langsung.

Untuk tutorial dasar-dasar menggunakan tool photoshop ini akan Dgrafis.com buatkan bagian khusus pada artikel selanjutnya. Jadi tunggu postingannya ya!


3. Ketahui Shortcut Untuk Mempercepat Kerjamu


Shortcut merupakan kombinasi tombol tertentu pada keyboard yang digunakan untuk mempercepat sebuah fungsi atau perintah saat menggunakan Photoshop. Maka dari itu hal dasar yang cukup penting kamu ketahui dalam menggunakan Photoshop adalah Shortcutnya.

Untuk mengetahui kumpulan shortcut Photoshop kamu bisa melihatnya di menu Edit > Keyboard Shortcut kamu juga bisa menyesuaikannya dengan kombinasi tomnbol yang bisa diatur sesuai keinginan.


4. Ketahui Aturan Menyimpan File Yang Tepat


Setelah selesai mengedit sebuah gambar saatnya menyimpan hasil kerjamu, untuk menyimpan file ini tentunya ada aturan yang harus kamu ketahui, apa saja ?

Pertama, untuk menyimpan file di Photoshop agar bisa diedit kembali kamu harus menyimpannya dalam format dokumen default Photoshop yakni PSD atau EPS. Dengan demikian jika suatu saat nanti masih diperlukan pengeditan kamu masih bisa merubahnya.

Kedua, untuk menyimpan file yang nantinya akan diupload ke sosial media kamu bisa memilih format JPEG atau PNG. Format ini merupakan format akhir yang sudah jadi atau finishing dari gambar yang kamu edit. 

Ketiga, jika kamu berniat untuk mencetak gambar editan kamu seperti spanduk, banner, dan lain-lain pastikan kamu menyimpan (Save as) file tersebut ke format PDF karna file berformat PDF karna memiliki keunggulan yang fleksibel dan tidak merubah output sebuah gambar yang kamu edit.


Penutup

Nah dengan mengetahui 4 Hal Dasar Dalam Menggunakan Photoshop diatas khususnya untuk kamu yang baru belajar semoga bisa dengan mudah memulai belajar photoshop otodidak dan tidak bingung harus memulainya dari mana.

Untuk mahir menggunakan photoshop dengan mempelajarinya sendiri memang tidak mudah, perlu ketekunan dan usaha yang serius terutama dalam hal praktek.

Kamu bisa melihat referensi atau hasil karya orang lain kemudian menerapkan metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

Demikian, Semoga bermanfaat.
4 Platform Buat Desain Grafis Terbaik Tanpa Install Software

4 Platform Buat Desain Grafis Terbaik Tanpa Install Software

4 Platform Buat Desain Grafis Terbaik Tanpa Install Software

Mau belajar desain grafis tapi terkendala spesifikasi laptop / komputer yang kurang mendukung untuk mendesain grafis ? atau kamu ingin membuat desain banner, template sosial media, edit foto dan keperluan editing gambar lainnya tanpa install aplikasi atau software ?


Emang bisa gitu jadi desainer grafis tanpa install aplikasi desain di pc ? Bisa banget kok! Sekarang banyak platform-platform yang bisa kamu pake buat mendesain grafis online. Contohnya akan Dgrafis.com bagikan disini.


Salah satu keuntungan yang bisa kita dapatkan jika menggunakan layanan editor desain grafis online ini adalah bisa mengaksesnya dimanapun jika suatu saat membutuhkan file yang dibutuhkan secara mendadak. Dan yang paling penting adalah platform ini gratis :)

Baiklah, berikut ini adalah daftar platform desain grafis online terbaik versi Dgrafis.com yang bisa dijadikan alternatif aplikasi desain gratis :

1. Canva

Platform Buat Desain Grafis Terbaik : Canva

Nah yang pertama ada Canva nih, mungkin udah banyak banget yang tau dan menggunakan layanan desain grafis online ini mulai dari seorang desainer, pembuat konten media sosial, internet marketing, dll. Disini kamu bisa buat dan ngedit gambar kayak banner iklan, flyer, cover, kartu nama, poster, dan masih banyak lagi.

Keuntungan menggunakan Canva selain gratis juga sangat mudah digunakan, kamu ngga perlu punya keahlian khusus dalam desain grafis karna sudah ada template yang siap kamu edit dan sesuaikan saja dengan keinginan kamu. Jadi cocok banget buat belajar desain grafis untuk pemula. Canva bisa kamu buka di alamat : https://www.canva.com


2. Snappa

Platform Buat Desain Grafis Terbaik : Snappa

Snappa di posisi ke-2 untuk platform desain online yang bisa kamu pilih, sama seperti Canva disini kamu bisa membuat konten gambar untuk media sosial seperti Postingan untuk Facebook, Instagram, Ads, Cover, Infografik yang sudah siap untuk kamu edit.

Untuk memulai menggunakannya kamu hanya perlu mendaftar dan memulai eksplorasi karya desain kamu untuk kemudian digunakan atau diposting ke sosial media. Snappa bisa kamu akses di alamat : https://snappa.com/app


3. Adobe Spark

Platform Buat Desain Grafis Terbaik : Adobe Spark

Selanjutnya ada Adobe Spark yang dari namanya aja kita udah pasti tau kalau aplikasi desain online berbasis web ini milik Adobe System. Sebenarnya ngga cuman web-based aja sih, aplikasi ini juga tersedia untuk mobile (Android & iOS) maupun desktop.

Disini kamu bisa membuat desain untuk keperluan sosial media dengan berbagai macam template yang sudah disediakan tanpa perlu ribet-ribet merancangnya dari awal. Memang untuk versi akun trial / gratis template yang bisa digunakan terbatas, ya namun sudah cukup lah untuk membuat konten personal kamu.

Namun jika untuk keperluan bisnis kamu bisa mempertimbangkan untuk upgrade ke layanan akun premium dengan membayar biaya berlangganan setiap bulannya. Adobe Spark bisa kamu akses di alamat : https://spark.adobe.com/


4. PicsArt

Platform Buat Desain Grafis Terbaik : PicsArt

Selain terkenal dengan aplikasi edit foto versi mobilenya PicsArt juga bisa digunakan melalui browser atau online editor desain. Template yang disediakan juga terbilang sangat lengkap dan sangat menarik, kamu bisa menemukan banyak template desain sosial media dengan berbagai macam format.

Kamu juga bisa mengedit foto seperti menambahkan text, menghapus background, menghapus objek, dan menggunakan fitur video editor seperti memotong video, mengecilkan ukuran video, membuat slideshow dan banyak fitur-fitur lainnya yang bisa kamu manfaatkan. Untuk mencobanya kamu bisa membuka PicsArt di alamat : https://picsart.com/

Nah, mungkin itu dulu ya postingan mengenai aplikasi desain grafis online ini. Sebenarnya masih ada banyak platform lainnya yang keren-keren, namun kalau kebanyakan juga nanti kamu bingung kan mau pake yang mana ?! 

Mungkin nanti deh Dgrafis.com bagikan kembali dipostingan part ke-2 nya ya, sekarang kamu pake dan cobain satu per satu platrom diatas mana yang menurutmu paling cocok.

Semoga bermanfaat :)
Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis dan Video Editing Tahun 2021

Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis dan Video Editing Tahun 2021



Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis dan Video Editing Tahun 2021
 
Salah satu hal yang perlu dipertimbangan saat akan terjun ke dalam bidang desain grafis adalah spesifikasi laptop atau PC yang akan kamu gunakan. Desain grafis dan Video Editing identik dengan kebutuhan spefikasi komputer yang tinggi, apakah benar demikian ?
 

Dalam hal ini untuk dapat menginstall sebuah program desain maupun program apapun itu tentunya memerlukan persyaratan sistem atau biasa disebut System Requirement yang secara umum kita kenal sebagai spesifikasi sumber daya yang harus dimiliki sebuah sistem komputer agar dapat menjalankan sebuah program aplikasi (software).


Terkadang memang bagi yang belum begitu mengerti mengenai seluk beluk spesifikasi perangkat keras laptop maupun pc untuk kebutuhan desain grafis dan video editing cukup membingungkan dalam menentukannya.


Sebenarnya untuk menentukan spesifikasi laptop atau pc yang ideal untuk keperluan desain grafis dapat dengan mudah kita tentukan dengan melihat atau berpacu pada System Requirement masing-masing software yang akan digunakan.


Software yang umum digunakan untuk desain grafis di dunia sekaligus yang paling populer saat ini adalah Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, Adobe InDesign, CorelDraw, dan lain-lain.


Cara Mengetahui Kebutuhan Spesifikasi Untuk Desain Grafis Yang Ideal


Caranya yaitu dengan menentukan terlebih dahulu software desain grafis apa yang ingin kamu gunakan nantinya, lalu kemudian kunjungi situs perusahaan yang mengeluarkannya untuk mengetahui spesifikasi minimum dan yang direkomendasikan.

Sebagai contoh jika kamu memilih menggunakan Adobe Photoshop terbaru maka spesifikasi saat ini yang dibutuhkan adalah :


Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis dan Video Editing Tahun 2021
Spesifikasi Minimum dan Rekomendasi untuk Windows     
Rekomendasi Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis dan Video Editing Tahun 2021
Spesifikasi Minimum dan Rekomendasi untuk MacOS


Lihat selengkapnya di : Photoshop system requirements


Diatas hanya contoh jika kamu ingin menginstall software Photoshop yang dikeluarkan oleh Adobe yang terkenal memang harus membutuhkan spesifikasi yang cukup 'tinggi' khusunya untuk software versi terbaru yang dikeluarkan olehnya.


Faktanya memang dalam urusan graphic design untuk menjalankan program dan memproses pengolahan gambar berjalan optimal membutuhkan spesifikasi laptop / pc yang mempuni agar cepat terselesaikannya sebuah project yang sedang dikerjakan.

 

Jangan sampai saat ditengah-tengah pengerjaan laptop kamu hang dan program yang sedang dijalankan not responding kemudian force closed. Berdasarkan pengalaman itu cukup menyedihkan hiks :(

 

Maka dari itu Dgrafis.com akan memberikan rekomendasi standart spesifikasi laptop yang dapat digunakan untuk desain grafis dan video editing di penghujung tahun 2020 menuju tahun 2021 ini.


Rekomendasi Spesifikasi Laptop / PC Untuk Desain Grafis dan Video Editing

  

Minimum

  • Processor : Intel® 7th Gen or newer CPU - or AMD Ryzen™ 3000 Series
  • OS: Windows 10 64-bit
  • Ram: 16 GB
  • GPU : 4 GB GPU RAM
  • Storage : SSD 512 GB
  • Monitor :  1080p (Full HD), IPS

Recommended

  • Processor : Intel® 7th Gen or newer CPU – or AMD Ryzen™ 3000 Series
  • OS : Windows 64-bit
  • RAM : 32 GB
  • GPU : 8 GB GPU RAM
  • Storage : SSD 1 TB
  • Monitor : 4K UHD resolution (3840 x 2160 pixels), sRGB, IPS

 

Perlu diingat spesifikasi tersebut tidak selalu menjadi acuan pasti, terkadang kebutuhan software desain grafis berbeda-beda dan akan mengalami peningkatan kebutuhan system requirements sesuai perkembangan fitur yang dihadirkan dimasa yang akan datang.


Tips amannya adalah kamu bisa memilih yang jauh lebih diatasnya sehingga apabila suatu saat nanti software desain grafis yang kamu gunakan memperbaharui fitur-fitur di dalamnya dan membutuhkan spesifikasi yang tinggi tidak menjadi masalah untuk laptop atau pc kamu.


Namun kamu tetap bisa kok mendesain grafis walau seandainya spek komputer kamu 'kentang' dengan menggunakan layanan atau Platform Desain Grafis Online yang bisa menjadi alternatif.


Itulah pembahasan singkat mengenai Spesifikasi Laptop Untuk Desain Grafis dan Video Editing Tahun 2021 semoga bisa menjadi pencerahan untuk kita semua. Semoga bermanfaat...